Loading...

Panduan Olahraga Lompat Tali yang Aman dan Efektif Bagi Pemula. BACA Lengkap, Klik …..

15 November 2017
58 Views

Lompat tali adalah salah satu cara olahraga murah meriah nan mudah bagi Anda yang ingin cepat membakar kalori. Dilansir dari WebMD, olahraga yang sering disebut dengan skipping ini ternyata baik bagi kebugaran jantung dan paru, serta pembuluh darah. Lantas, bagaimana cara melakukan lompat tali yang baik dan benar bagi Anda yang baru ingin memulainya?

Persiapan lompat tali yang harus Anda perhatikan

Olahraga skipping terbilang aman untuk segala usia dan gender. Jika dilakukan dengan benar, risiko cedera dari lompat tali terhitung lebih rendah daripada saat jogging, lho! Namun, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum mulai lompat tali.

Pastikan Anda:

  • Tidak menderita nyeri lutut.
  • Tidak menderita cedera akut pada kaki dan pergelangan kaki.
  • Melakukan lompat tali pada permukaan daratan yang kokoh dan tidak licin seperti lantai marmer atau karpet. Permukaan lantai yang licin dapat meningkatkan risiko jatuh dan kaki terkilir. Jika di dalam ruangan, pastikan ukuran ruangan memadai untuk skipping: luas minimal 2 x 3 meter dengan tinggi ruangan 25-30 cm melebihi tinggi badan Anda ketika lompat.
  • Melakukan pemanasan seperti jogging atau bersepeda selama 5-10 menit sebelumnya, atau peregangan otot.
  • Berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui batasan pergerakan dan kebugaran kardiovaskular yang ideal bagi kondisi tubuh Anda. Anda dapat bertanya mengenai detak jantung maksimum yang sesuai untuk melakukan olahraga ini. Pada pria dewasa sehat berusia 30 tahun detak jantung maksimal untuk olah raga ini adalah 150-160 kali per menit. Detak jantung maksimum akan berbeda bagi setiap usia.
  • Menyiapkan tali dan sepatu olahraga yang layak. Untuk pemula, pilihlah tali bermanik-manik plastik (beaded jump rope) karena lebih mudah dikendalikan dan terjaga bentuknya. Anda juga bisa menggunakan sepatu lari atau sepatu latihan yang bisa digunakan untuk segala jenis olahraga. Menentukan panjang tali yang benar adalah dengan cara menginjak bagian tengah tali dengan kedua kaki, sementara Anda memegang gagang tali hingga mencapai ketiak Anda. Anda bisa memendekkan talinya jika tidak menemukan tali yang panjangnya sesuai dengan tubuh Anda.

Walau termasuk olahraga yang berisiko rendah bagi lutut dan kaki, lompat tali termasuk latihan intensitas tinggi bagi jantung. Bagi orang-orang yang memiliki penyakit jantung, diabetes, obesitas, saraf terjepit, atau riwayat cedera lainnya amat disarankan untuk berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum melakukan lompat tali.

Cara melakukan lompat tali yang benar

Mulailah melompat beberapa kali tanpa menggunakan tali terlebih dahulu, dengan tinggi lompatan awal kurang lebih setinggi 2,5 cm. Setelah itu, gunakan tali dengan memosisikan tangan sedikit di atas pinggang dan berjarak sekitar 30 cm dari tubuh. Gunakan pergelangan tangan untuk memutar tali dan hindari mengayun lengan dan bahu terlalu banyak. Temukan irama lompatan dengan menggunakan musik atau bersenandung, dan mendaratlah dengan bantalan telapak kaki (bagian antara jempol kaki dan lengkung kaki), bukan dengan tumit untuk mendapat manfaat dari peredam kejut alami tubuh Anda.

Untuk melatih koordinasi pada pelompat pemula, Anda bisa melompat sambil memegang dan mengayun kedua ujung tali di salah satu sisi tangan Anda, bukan melompati talinya. Berikan jeda untuk setiap lompatan hingga tubuh terbiasa dengan irama dan mampu melakukan satu putaran lompatan dengan baik.

Jika Anda sudah bisa melompat satu putaran dengan baik, mulailah lakukan lompatan ini secara terus-menerus selama 30 detik atau setara dengan 50 kali lompatan. Lakukanlah tiga sampai empat set, lalu istirahatlah selama 30 sampai 90 detik.

Secara bertahap tingkatkan durasi lompat tali Anda menjadi 60 detik lalu ke 90 detik untuk terus melompat tanpa henti, atau Anda bisa menghitungnya dengan 100 sampai 150 kali lompatan dengan jeda istirahat antar set hanya 30 detik. Lakukan lompat tali tiga atau empat kali dalam seminggu pada hari yang tidak berurutan, misalnya hari ini Anda lompat tali, dan besoknya tidak.

Apa yang harus Anda perhatikan?

Walau manfaat lompat tali baik bagi tubuh, jangan memaksakan diri dan berolahraga secara berlebihan. Pantau terus detak jantung dan kondisi tubuh Anda. Hentikan olahraga segera jika napas sudah ngos-ngosan dan Anda merasa kesulitan bahkan untuk berbicara santai.

The post Panduan Olahraga Lompat Tali yang Aman dan Efektif Bagi Pemula appeared first on Hello Sehat.

HELLOSEHAT

TEKAN TOMBOL FACEBOOK DI BAWAH TUK BAGIKAN INFO SEHAT INI :

Loading...

You may be interested

Ibu ini Melahirkan Diusia 70 Tahun, Tak Disangka Setelah 4 Bulan Bayinya Malah jadi Begini. (BACA Bebas Data Kuota Internet ….)
Lifestyle (Islami)
127 views
Lifestyle (Islami)
127 views

Ibu ini Melahirkan Diusia 70 Tahun, Tak Disangka Setelah 4 Bulan Bayinya Malah jadi Begini. (BACA Bebas Data Kuota Internet ….)

Sebarkan - 12 Januari 2018

Memiliki seorang anak tentu menjadi dambaan setiap wanita, terlebih lagi jika mereka sudah menikah. Ada yang dikaruniai keturunan, namun ada…

Gila! Sekalinya Berhubungan Intim Wanita Ini Langsung Dicerai Suami, Alasanya Bikin Terheran-Heran. (BACA Bebas Data Kuota Internet ….)
Lifestyle (Islami)
99 views
Lifestyle (Islami)
99 views

Gila! Sekalinya Berhubungan Intim Wanita Ini Langsung Dicerai Suami, Alasanya Bikin Terheran-Heran. (BACA Bebas Data Kuota Internet ….)

Sebarkan - 12 Januari 2018

Siapa sih yang tak suka bersih? Apalagi jika kita sebagai wanita yang sudah menikah tentunya kewajiban kita adalah membersihkan baik…

Ya Allah! Usai Aisyah Bahar Meninggal Saat Tadarus Tak Disangka Kekasihnya Alami Hal Menyakitkan Ini. (BACA Bebas Data Kuota Internet ….)
Lifestyle (Islami)
168 views
Lifestyle (Islami)
168 views

Ya Allah! Usai Aisyah Bahar Meninggal Saat Tadarus Tak Disangka Kekasihnya Alami Hal Menyakitkan Ini. (BACA Bebas Data Kuota Internet ….)

Sebarkan - 12 Januari 2018

Ditinggal orang yang kita cintai bukanlah perkara mudah. Apalagi, jika perpisahan itu karena ajal menjemput pasangan kita secara tiba tiba.…

Leave a Comment

Your email address will not be published.