Loading...

Waspadai Gejala Cat Scratch Disease (CSD) Jika Anda Pelihara Kucing di Rumah. BACA Lengkap, Klik …..

9 Desember 2017
33 Views

Sebenarnya ada satu risiko infeksi selain toksoplasma yang mungkin harus lebih Anda waspadai jika Anda memelihara kucing di rumah. Salah satu pencegahan yang bisa Anda lakukan adalah dengan rutin memotong kuku si Manis dan melatihnya untuk tidak sembarangan mencakar. Pasalnya, Anda bisa terinfeksi Cat Scratch Disease (CSD) dari gigitan atau cakaran kucing kesayangan Anda. Apa gejala Cat Scratch Disease, dan bagaimana cara mengatasinya?

Apa itu Cat Scratch Disease (CSD)?

Cat Scratch Disease (CSD) atau cat scratch fever adalah infeksi bakteri yang disebabkan oleh cakaran kucing yang terinfeksi bakteri Bartonella henselae, salah satu bakteri paling umum di dunia. Sekitar 40 persen kucing dan anak kucing terinfeksi bakteri ini dan terbawa di mulut atau cakar mereka.

Biasanya, kucing terinfeksi dari menggaruk atau menggigit kutu yang terinfeksi. Berkelahi dengan kucing yang terinfeksi bisa juga menyebabkan penularan bakteri ini. Kebanyakan kucing tidak menunjukkan gejala apapun setelah mereka terinfeksi. Namun, dalam kasus yang parah kucing bisa mengalami kesulitan bernapas dan terkena infeksi di mulut, mata, atau saluran kemih.

Anda juga bisa terkena penyakit ini jika air liur dari kucing yang terinfeksi masuk ke luka terbuka di tubuh Anda, atau menyentuh bagian putih mata Anda.

Kasus infeksi ini lebih berisiko pada anak-anak di bawah usia 5 tahun atau orang yang memiliki daya tahan tubuh lemah.

Gejala terinfeksi CSD

Biasanya, gejala pertama dari infeksi bakteri ini akan muncul 3 sampai 10 hari setelah tergigit atau tercakar. Dalam 1-7 minggu setelah cakaran, kelenjar getah bening akan membengkak.

Adapun gejala CSD adalah:

  • Adanya benjolan yang melepuh di tempat gigitan atau cakaran yang seringkali mengandung nanah
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di dekat tempat gigitan atau cakaran
  • Mudah lelah
  • Sakit kepala
  • Demam ringan
  • Kehilangan selera makan
  • Penurunan berat badan
  • Sakit tenggorokan

Dalam kasus yang sangat jarang, CSD menyebabkan masalah serius yang memengaruhi tulang, sendi, mata, otak, jantung, atau organ tubuh lainnya.

Bagaimana mencegah cat scratch disease?

Kucing yang terinfeksi bakteri Bartonella henselae umumnya tidak menunjukkan gejala sakit. Maka sulit untuk mengetahui apakah kucing Anda terinfeksi kecuali memeriksakannya ke dokter.

Jika Anda ragu apakah kucing peliharaan Anda sudah terinfeksi bakteri atau belum, maka periksakan dirinya ke dokter hewan terdekat. Namun, infeksi bakteri kucing cenderung berlangsung singkat sehingga pada umumnya tidak membutuhkan pengobatan.

Anda bisa melakukan beberapa tindakan pencegahan, di antaranya:

  • Hindari bermain terlalu kasar dengan kucing manapun, termasuk kucing peliharaan. Bermain atau memperlakukan kucing secara kasar dapat meningkatkan kesempatan untuk tergores atau tercakar.
  • Menjaga kucing Anda tetap bersih dan terhindar dari kutu dapat membantu agar kucing terhindar dari infeksi. Bila perlu, tanyakan perawatan terbaik pada dokter hewan Anda tentang cara mencegah kutu dan bakteri pada kucing.
  • Jika Anda memiliki luka terbuka, jangan biarkan kucing menjilat luka tersebut.
  • Jika Anda tergigit atau tercakar, segera cuci dengan sabun antiseptik dan air hingga bersih. Hal ini dimaksudkan agar bakteri yang menempel bisa hilang. Hal yang sama juga dilakukan ketika kucing secara tidak sengaja menjilati luka Anda.
  • Hindari bermain dengan kucing jika Anda merasa dalam kondisi kurang sehat.
  • Cuci tangan dengan sabun setiap kali Anda bermain, membelai, atau menggendong kucing.
  • Buatlah area khusus kucing di rumah Anda sehingga ia tidak bebas berkeliaran di dalam rumah.
  • Adopsi kucing yang lebih tua jika Anda ingin memelihara kucing, tapi punya masalah kesehatan atau sistem kekebalan tubuh yang lemah. Pilihlah kucing yang berusia minimal satu tahun karena anak kucing cenderung terinfeksi bakteri Bartonella henselae.

The post Waspadai Gejala Cat Scratch Disease (CSD) Jika Anda Pelihara Kucing di Rumah appeared first on Hello Sehat.

HELLOSEHAT

TEKAN TOMBOL FACEBOOK DI BAWAH TUK BAGIKAN INFO SEHAT INI :

Loading...

You may be interested

Ibu ini Melahirkan Diusia 70 Tahun, Tak Disangka Setelah 4 Bulan Bayinya Malah jadi Begini. (BACA Bebas Data Kuota Internet ….)
Lifestyle (Islami)
83 views
Lifestyle (Islami)
83 views

Ibu ini Melahirkan Diusia 70 Tahun, Tak Disangka Setelah 4 Bulan Bayinya Malah jadi Begini. (BACA Bebas Data Kuota Internet ….)

Sebarkan - 12 Januari 2018

Memiliki seorang anak tentu menjadi dambaan setiap wanita, terlebih lagi jika mereka sudah menikah. Ada yang dikaruniai keturunan, namun ada…

Gila! Sekalinya Berhubungan Intim Wanita Ini Langsung Dicerai Suami, Alasanya Bikin Terheran-Heran. (BACA Bebas Data Kuota Internet ….)
Lifestyle (Islami)
65 views
Lifestyle (Islami)
65 views

Gila! Sekalinya Berhubungan Intim Wanita Ini Langsung Dicerai Suami, Alasanya Bikin Terheran-Heran. (BACA Bebas Data Kuota Internet ….)

Sebarkan - 12 Januari 2018

Siapa sih yang tak suka bersih? Apalagi jika kita sebagai wanita yang sudah menikah tentunya kewajiban kita adalah membersihkan baik…

Ya Allah! Usai Aisyah Bahar Meninggal Saat Tadarus Tak Disangka Kekasihnya Alami Hal Menyakitkan Ini. (BACA Bebas Data Kuota Internet ….)
Lifestyle (Islami)
119 views
Lifestyle (Islami)
119 views

Ya Allah! Usai Aisyah Bahar Meninggal Saat Tadarus Tak Disangka Kekasihnya Alami Hal Menyakitkan Ini. (BACA Bebas Data Kuota Internet ….)

Sebarkan - 12 Januari 2018

Ditinggal orang yang kita cintai bukanlah perkara mudah. Apalagi, jika perpisahan itu karena ajal menjemput pasangan kita secara tiba tiba.…

Leave a Comment

Your email address will not be published.