Loading...

6 Penyakit yang Sering Menyerang di Musim Hujan. BACA Lengkap, Klik …..

9 November 2017
21 Views

Genangan air, hawa dingin, dan  sering melakukan kontak dengan orang atau benda yang terkontaminasi virus membuat banyak orang tertular berbagai penyakit saat musim hujan. Apalagi jika daya tahan tubuh Anda sedang menurun, Anda akan lebih mudah lagi diserang penyakit.

Mengenali berbagai penyakit umum yang biasa terjadi di musim hujan akan membuat Anda lebih waspada dan siap dalam menangani serta mencegahnya. Lantas apa saja penyakit musim hujan yang sering muncul?

Apa saja penyakit musim hujan yang sering dialami orang Indonesia?

1. Influenza atau flu

Penyakit musim hujan yang mungkin sering Anda alami adalah flu yang disebabkan infeksi virus influenza tipe A, B, atau C. Virus ini menyebar melalui cairan tubuh seperti ingus ataupun air liur yang dapat ditularkan melalui mulut, hidung, ataupun tangan yang menyentuh benda terkontaminasi.

Infeksi ini akan menyerang sistem pernapasan dan menyebabkan gejala seperti demam, batuk, pegal-pegal, pusing, sakit kepala, dan sakit tenggorokan. Meski bersifat umum dan tidak berbahaya, tapi beberapa orang dapat menderita komplikasi influenza seperti pneumonia.

2. Demam berdarah dengue

DBD atau demam berdarah dengue adalah salah satu jenis penyakit musim hujan yang bisa jadi mematikan. Penyakit akibat virus yang dibawa nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus ini kerap terjadi di musim hujan saat perkembangbiakan nyamuk meningkat. Demam berdarah terjadi saat virus masuk ke dalam tubuh manusia akibat gigitan nyamuk yang terinfeksi virus.

Meski termasuk penyakit yang dapat sembuh dengan sendirinya tanpa perawatan khusus (self limiting disease), penyakit yang ditandai dengan sakit pada sekujur tubuh dan demam ini dapat berakibat komplikasi yang mengarah pada kebocoran plasma dan perdarahan fatal akibat kerusakan pembuluh darah.

3. Malaria

Malaria merupakan penyakit infeksi parasit plasmodium yang menular melalui gigitan nyamuk anopheles. Penularan malaria biasanya meningkat pada saat musim hujan dan berlanjut setelahnya.

Penyakit ini ditandai dengan demam yang muncul sekitar 10-15 hari setelah terjadi gigitan nyamuk. Gejala awal yang menyertai adalah sakit kepala dan menggigil. Bila tidak ditangani segera, malaria dapat berkembang dan berisiko mengancam nyawa seseorang yang mengalami. Malaria terutama perlu diwaspadai di area timur Indonesia seperti propinsi Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Papua Barat.

4. Diare

Diare adalah kondisi yang ditandai dengan frekuensi buang air besar (BAB) yang meningkat dibandingkan biasanya dan encernya tinja yang dikeluarkan. Secara garis besar, penyebab diare adalah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi bakteri, virus, atau parasit.

Biasanya diare hanya berlangsung beberapa hari, namun pada sebagian kasus memanjang hingga berminggu-minggu. Diare sebagai penyakit musim hujan biasanya disebabkan oleh bakteri E. coli, salmonella, shigella, dan cholera.

5. Demam tifoid (tipes)

Penyakit demam tinggi yang disebabkan Salmonella typhi dan menyebar melalui makanan yang terkontaminasi. Demam tifoid atau yang lebih umum disebut dengan tipes, banyak ditemukan di negara-negara berkembang dan dapat berbahaya jika tidak ditangani dengan baik dan cepat. Selain demam, penyakit ini kerap ditandai dengan sakit perut, sakit kepala, sembelit, ataupun diare.

Jika tidak segera ditangani, pengidapnya dapat mengalami komplikasi seperti meningitis, infeksi hati dan kandung empedu, pneumonia, hingga gangguan pada ginjal dan katup jantung.

6. Leptospirosis

Penyakit musim hujan ini “cukup populer” terjadi di Indonesia, biasanya dikenal sebagai penyakit kencing tikus.. Leptospirosis adalah penyakit yang ditularkan melalui urine atau darah binatang liar ataupun hewan piaraan seperti anjing, tikus, sapi, dan babi.

Menurut WHO (2011), secara epidemiologi, leptospirosis tersebar di seluruh dunia dengan prevalensi tertinggi menyerang petani dan masyarakat kumuh perkotaan. Dampak terbesar terjadi pada daerah dengan iklim tropis dan sub tropis seperti Indonesia. Faktor risiko penyakit ini lebih tinggi pada daerah pedesaan karena karakteristik masyarakat bertani dan berternak dengan populasi ternak padat.

Di Indonesia, leptospirosis walaupun menimbulkan masalah kesehatan yang cukup serius tetapi masih kurang mendapat perhatian. Berdasarkan pengujian serologis, kemungkinan besar kasus disebabkan karena paparan reservoir hewan domestik seperti kucing, anjing dan sapi (Victoriano et al.,2009).

Manusia dapat terinfeksi jika menjalin kontak dengan air atau tanah yang terkontaminasi. Demam tinggi, sakit kepala, mual, muntah, mata merah, menggigil, otot betis sakit, dan sakit perut adalah gejala yang menandai penyakit ini. Namun pada kasus tertentu, penyakit ini dapat menyebabkan gangguan hati, gagal ginjal, meningitis, hingga kegagalan pernapasan.

Tips mengatasi penyakit musim hujan

Saat Anda mengalami beberapa penyakit musim hujan, biasanya kebutuhan cairan Anda akan meningkat terutama jika Anda merasakan demam, mengalami diare, dan muntah-muntah.

Lalu, apa yang harus dilakukan agar Anda tidak kekurangan cairan? Pada orang dewasa normal, kebutuhan cairan tubuh yang disarankan berkisar 2-2,5 liter perhari. Jika dibagi berdasarkan jenis kelamin, maka wanita dewasa, disarankan untuk minum sekitar 1,6 liter. Sedangkan, pria disarankan untuk minum 2 liter tiap hari.

Cairan tubuh kita, tidak hanya mengandung air, tetapi juga ion. Menjaga keseimbangan ion tubuh juga penting agar metabolisme tubuh tetap optimal. Untuk memenuhi kebutuhan ion, dan mempertahankan keseimbangan ion dalam tubuh, Anda dapat memilih minuman isotonik seperti Pocari Sweat.

Komposisi Pocari Sweat mirip dengan cairan tubuh kita, sehingga diserap lebih cepat oleh tubuh. Selain itu, kandungan ion dalam Pocari Sweat juga dapat membuat cairan disimpan lebih lama dalam tubuh untuk hidrasi yang optimal. Ini adalah salah satu cara untuk mengembalikan cairan dan ion yang hilang dari tubuh, serta mencegah terjadinya dehidrasi. Menjaga hidrasi tubuh adalah hal penting untuk membuat daya tahan tubuh Anda lebih kuat dalam melawan penyakit.

Untuk menghindari penyakit akibat kontaminasi makanan, biasakan pula cuci tangan sebelum dan sesudah makan serta sesudah buang air besar.

The post 6 Penyakit yang Sering Menyerang di Musim Hujan appeared first on Hello Sehat.

HELLOSEHAT

TEKAN TOMBOL FACEBOOK DI BAWAH TUK BAGIKAN INFO SEHAT INI :

Loading...

You may be interested

Ibu ini Melahirkan Diusia 70 Tahun, Tak Disangka Setelah 4 Bulan Bayinya Malah jadi Begini. (BACA Bebas Data Kuota Internet ….)
Lifestyle (Islami)
44 views
Lifestyle (Islami)
44 views

Ibu ini Melahirkan Diusia 70 Tahun, Tak Disangka Setelah 4 Bulan Bayinya Malah jadi Begini. (BACA Bebas Data Kuota Internet ….)

Sebarkan - 12 Januari 2018

Memiliki seorang anak tentu menjadi dambaan setiap wanita, terlebih lagi jika mereka sudah menikah. Ada yang dikaruniai keturunan, namun ada…

Gila! Sekalinya Berhubungan Intim Wanita Ini Langsung Dicerai Suami, Alasanya Bikin Terheran-Heran. (BACA Bebas Data Kuota Internet ….)
Lifestyle (Islami)
34 views
Lifestyle (Islami)
34 views

Gila! Sekalinya Berhubungan Intim Wanita Ini Langsung Dicerai Suami, Alasanya Bikin Terheran-Heran. (BACA Bebas Data Kuota Internet ….)

Sebarkan - 12 Januari 2018

Siapa sih yang tak suka bersih? Apalagi jika kita sebagai wanita yang sudah menikah tentunya kewajiban kita adalah membersihkan baik…

Ya Allah! Usai Aisyah Bahar Meninggal Saat Tadarus Tak Disangka Kekasihnya Alami Hal Menyakitkan Ini. (BACA Bebas Data Kuota Internet ….)
Lifestyle (Islami)
48 views
Lifestyle (Islami)
48 views

Ya Allah! Usai Aisyah Bahar Meninggal Saat Tadarus Tak Disangka Kekasihnya Alami Hal Menyakitkan Ini. (BACA Bebas Data Kuota Internet ….)

Sebarkan - 12 Januari 2018

Ditinggal orang yang kita cintai bukanlah perkara mudah. Apalagi, jika perpisahan itu karena ajal menjemput pasangan kita secara tiba tiba.…

Leave a Comment

Your email address will not be published.